Mengetahui Penyebab Serviksitis

Menghadapi gejala dengan pengobatan serviksitis yang benar

Banyak kaum wanita yang terkejut ketika mereka melakukan pemeriksaan fisik normal dan tidak disangka mereka mengidap penyakit serviksitis (peradangan serviks), bahkan sebelumnya mereka tidak pernah merasakan gejala apapun. Disarankan untuk para wanita melakukan pemeriksaan fisik setahun sekali, untuk menghindari adanya terlambat penanganan.



Analisa dokter Klinik Apollo

Penyebab penyakit serviksitis

1. Infeksi patogen:

yang sering dijumpai adalah bakteri stafilokokus, bakteri E. coli, bakteri streptokokus, bakteri pseudomonas aeruginosa, dan peradangan supuratif lainnya. Virus, trikomonas dan lain-lain dapat menyebabkan serviksitis.

2. Serviks mengalami iritasi atau kerusakan:

serviksitis bisa terjadi karena ada kaitannya dengan hubungan seksual. Keguguran (abostus), aborsi, kuretase diagnostic dan melahirkan dapat menyebabkan serviks rusak dan mengakibatkan terjadinya peradangan.

3. Stimulasi bahan kimia:

menggunakan cairan pembersih yang bersifat asam atau bersifat alkali untuk membersihkan vagina, atau memasukkan obat supositori ke dalam vagina, dapat menyebabkan terinfeksi penyakit servikstis.

4. Menggunakan bantalan (pembalut) dalam jangka waktu lama:

menggunakan bantalan dalam waktu yang lama, mudah membuat asupan udara pada daerah vagina menjadi tidak sehat sehingga mengakibatkan peradangan. Jadi, disarankan hanya pada waktu mendekati menstruasi atau saat menstruasi sudah mau berhenti saja baru menggunakan bantalan.

5. Hubungan seksual yang tidak bersih:

mengenai penyebab serviksitis, ahli Klinik Apollo menyatakan bahwa wanita yang melakukan hubungan seksual yang tidak bersih dan sering bergonta-ganti pasangan adalah penyebab wanita menderita serviksitis yang paling sering dijumpai.

6. Duduk dan tidak bergerak dalam waktu yang lama:

semua orang juga tau jika kita mempunyai kebiasaan duduk terlalu lama maka akan menghambat peredaran darah, tetapi yang lebih penting adalah wanita yang duduk terlalu lama dapat membuat peredaran darah terhambat, tapi juga menghambat pertukaran udara pada vagina, sehingga mudah menyebabkan peradangan.

>>>Bagaimana cara mengobati penyakit serviksitis? Klik untuk konsultasi<<<

Ahli Klinik Apollo mengingatkan, jika anda tidak mengobati penyakit serviksitis, bahaya beratnya dapat menyebabkan darah keluar saat melakukan hubungan seksual, keputihan disertai darah atau gejala infertilitas, bahkan akan mengarah ke kanker. Sekali diketahui menderita serviksitis, maka harus segera datang ke klinik yang tepat untuk mendapatkan pengobatan yang tepat pula.

Saran dari dokter Klinik Apollo, jangan menggunakan metode pengobatan yang mempunyai resiko tinggi untuk mengobati penyakit kanker serviks, terutama bagi para wanita muda yang mempunyai keinginan untuk memiliki momongan. Gunakanlah metode pengobatan yang sekali tuntas, ada hasilnya, metode pengobatan yang tidak berbahaya terhadap serviks, tidak mempengaruhi terhadap kehamilan.

Peringatan: penyakit servisitis dapat mengakibatkan penyakit yang cukup berbahaya, maka dari pengobatan yang dilakukan harus diperhatikan. Carilah klinik yang terpercaya.


Klinik Apollo merupakan klinik spesialis penyakit kulit dan kelamin, sudah banyak berpengalaman dan sukses dalam mengobati penyakit servisitis. Memiliki dokter spesialis yang sudah sangat ahli dan professional dalam bidangnya sehingga efek pengobatan yang diberikan sangat baik dan proses penyembuhan cepat.

Segera konsultasikan diri anda sekrang juga!

Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik konsultasi online atau hubungi hotline kami di nomor 0813-1518-6262 , ahli professional untuk anda.


Artikel lainnya

Klinik pengobatan ginekologi di jakarta ?



Penyembuhan erosi serviks ?



Bahaya dari penyakit Keputihan abnormal ?



Mengembalikan keperawanan seperti semula ?



Pengobatan ginekologi spesialis kelamin ?



Bahaya keputihan seperti ampas tahu ?



Bahaya dari kista serviks ?




Pengobatan ginekologi

klinik apollo

LOKASI KLINIK